Indonesiaku adalah tanah yang terinjak oleh kakiku 15 Maret 1993, hampir 17 tahun yang lalu. Indonesiaku begitu ramah, walaupun sumber daya alam dan manusianya melimpah, Indonesiaku tidak pernah angkuh. Ia selalu melihat ke bawah ketika semua orang memuji dengan isyarat ‘hebat’. Ia selalu memahami ketika para penghuninya berkeluh kesah tentangnya. Begitu kuat Indonesiaku.. Tanah Airku..
Ratusan tahun di tindas penjajah, tidak menyulutkan harapannya untuk bangkit. Kuatnya Portugis, Spanyol, Belanda, Inggris hingga negara berjuluk macan asia pun tidak mampu mematahkan semangatnya untuk selalu berbenah diri. Hingga Indonesiaku mengerti dan banyak memahami. Tahukah Engkau seberapa besar kayanya Indonesiaku?
Indonesiaku sangat kaya, kaya sumber daya hingga kaya akan budaya. Budayanya yang membumi pertiwi di tanah gemah ripah loh jinawai ini, membuatnya bernilai di mata dunia. Begitu kayanya Indonesiaku, hingga banyak yang iri terhadapnya. Semakin bertambah usia cobaan pun silih berganti, ‘mereka’ berbondong-bondong untuk menghancurkan Indonesiaku.. ‘Mereka’ mencuri wilayahnya hingga mencuri budayanya. Tragis...Padahal mereka mempunyai nama di Bumi ini. Mungkin mereka terlalu pandai, tapi bukan pandai realistik yang terfahami dan teralur. Sabar Indonesiaku.
Indonesiaku begitu beruntung, sumber daya manusia yang selalu ingin belajar menjadi penghunimu. Mereka tidak lelah membangun negeri melalui prestasi. Mereka menjunjung namamu di mata internasional. Kami bangga terhadapmu. Kami akan selalu belajar untuk mengert dan memahami sepertimu.
Indonesiaku...
Selasa, 09 Februari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar